CALIFORNIA - Sebuah tabel memperlihatkan di
negara mana saja iPhone 6s akan dijual. Prancis rupanya menjadi tempat paling
mahal apabila pengguna membeli iPhone 6s di negara tersebut.
Dilansir Telegraph, Minggu (13/9/2015), di negeri Eiffel
Tower, iPhone 6s model entry-level dijual 30 persen
lebih mahal dibandingkan di Amerika Serikat. Sementara itu, Jerman dan Inggris
menduduki posisi masing-masing kedua dan ketiga yang menjual iPhone 6s dengan
banderol harga lebih mahal.
Misalnya, iPhone 6s 16GB di Prancis dibanderol sehargga
USD846,52, maka di Amerika Serikat, gawai teranyar Apple ini dijual seharga
USD649 atau sekira Rp9 jutaan. Perbedaan harga ini kabarnya dipengaruhi dengan
pajak penjualan.
Model iPhone 6s dan 6s Plus mulai dijual di 12 negara di
dunia pada 25 September 2015. Sedangkan untuk pre-order, perusahaan menetapkan
pada 12 September 2015. Perusahaan juga merencanakan ketersediaan iOS 9 pada 16
September 2015.
Kapan iPhone 6s tersedia di Indonesia? Bila melihat dari
pengalaman sebelumnya, Apple secara rutin menggelar acara peluncuran produk
terbarunya pada 9 September. Apple bisa menggandeng beberapa rekanan untuk
memasarkan produknya agar tersebar luas di wilayah Indonesia. Kemungkinan
handset terbaru itu akan masuk di pasar Indonesia pada Februari 2016.
Sekadar informasi, ponsel pintar itu akan dijual pertama
kali di sejumlah negara seperti Kanada, Prancis, Australia, Jepang, Hongkong,
Singapura, Selandia Baru, Inggris, China, Jerman, dan Amerika Serikat.


No comments:
Post a Comment