Inovasi Terbesar Sepanjang Sejarah Intel
Prosesor Intel Core Generasi ke-4
Ket Photo: KENALKAN PRODUK: Branch Manager Notebook Acer, Hermanto Sung, saat memperlihatkan sejumlah produk Acer berteknologi Intel, di Harris Sentul, Bogor, Kamis (12/9). ASHRI ISNAINI/PONTIANAKPOST
Kian pesatnya kemajuan teknologi membuat Intel kembali mengeluarkan produk terbarunya untuk meramaikan bursa pasar IT dengan prosesor Intel Core generasi ke 4 di tahun 2013 yang menggabungkan kinerja computer yang menakjubkan dengan mobilitas seperti tablet.
Ashri Isnaini, BOGOR
TAHUN 2013 ini, Intel atom prosesor semakin fokus menggarap pasar smartphone dan tablet. Ada sejumlah produk yang telah menggunakan teknologi prosesor dari Intel seperti Samsung Galaxy Tab 3 10.1 inch dan Lenovo K900. Marketing Director Intel Indonesia Corporation, Hermawan Sutanto, mengatakan inovasi merupakan salah satu budaya Intel dan pihaknya selalu berusaha untuk membuat berbagai inovasi tersebut dapat dirasakan masyarakat luas.
Salah satunya dengan Prosesor Intel® Core™ Generasi Ke-4 yang akan memberikan kinerja maksimal PC dengan konsumsi daya yang lebih rendah. “Kemajuan ini merupakan pencapaian terbesar dalam sejarah Intel, karena Prosesor Intel Core Generasi Ke-4 mampu memberikan peningkatan daya baterai sebesar 50 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya,” kata Hermawan di hadapan puluhan jurnalis dalam acara Intel media camp di Bogor (12/09).
Adanya fasilitas dan inovasi terbaru yang di sajikan intel tersebut, kata Hermawan pastinya akan memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen karena komputer dapat menyala jauh lebih lama sehingga dapat mendukung mereka menjadi lebih produktif dimanapun dan kapanpun. “Intel Core generasi ke-4 akan mempercepat era kategori baru perangkat komputer 2-in-1 yang menggabungkan komponen-komponen terbaik yang ada di laptop dan tablet dalam wujud baru yang luar biasa,” jelasnya. Selain sejumlah fasilitas dan keunggulan yang di tawarkan, Hermawan Sutanto, menegaskan Intel selalu berkomitmen untuk menghasilkan teknologi yang memudahkan kehidupan.
“Semua inovasi yang kami buat adalah untuk kehidupan yang lebih produktif dan lebih baik. Bukan hanya menghasilkan produk teknologi termutakhir, pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian kami,” paparnya.
FTB Campaign
Karenanya, sejak awal tahun ini, Intel Indonesia menggagas kampanye First Time Buyer (FTB Campaign) yang menghadirkan kisah unik dari beberapa orang yang memiliki hidup lebih baik karena memanfaatkan teknologi komputer secara produktif. Misalnya saja, Estu Pitarto, Guru SD Al-Azhar 4 Semarang yang berhasil memanfaatkan teknologi komputer untuk menghadirkan metode belajar yang menyenangkan bagi murid-muridnya. “Sebagian besar anak zaman sekarang, metode belajar yang biasa-biasa saja rasanya tidak menarik. Apalagi, mereka dihadapkan dengan kemajuan teknologi yang begitu menarik perhatian mereka,” jelasnya.
Karenanya Estu terinspirasi untuk membuat metode belajar yang lebih seru dan menyenangkan dengan memanfaatkan teknologi, yakni dengan permainan untuk memperkenalkan aksara Jawa. “Setelah saya mencoba memanfaatkan dan mengenalkan teknologi komputer untuk mengajar aksara jawa, sekarang, murid-murid saya dapat belajar hal yang mungkin sebelumnya membosankan, dengan lebih menyenangkan,” paparnya.
Dengan inspirasi dan keahlian tersebut membuat Estu dinobatkan sebagai pemenang National Innovative Teacher Award 2011. Sosok inspiratif lainnya yakni Nyayu Nur Komaria, seorang anak pengrajin songket Palembang.
“Sebagai anak dari pengrajin songket, saya memiliki banyak informasi mengenai songket, baik dari kualitas, maupun sejarahnya. Terinspirasi dari pengalaman saya sebagai Putri Palembang yang harus tahu banyak mengenai sejarah dan kebudayaan asli Palembang, saya terinspirasi menuangkan informasi dalam blog saya agar lebih banyak orang mengetahuinya,” tutur perempuan yang seringkali dipanggil Adis ini.
Inisiatif untuk berpormosi dalam dunia maya tersebut ternyata menjadi nilai tambah bagi bisnis songket milik Adis yang memang di pasarkan melalui internet. “Dengan informasi tambahan seputar songket, pembeli kami benar-benar mengerti cara pemilihan songket yang baik. Sehingga, bukan hanya membeli, tapi pembeli kami juga ikut menjadi bagian dari pelestarian songket sebagai budaya asli Palembang,” paparnya.
Kedua sosok ini membuktikan bahwa terlepas dari apapun jenis pekerjaan yang kita tekuni, pemanfaatan komputer tetap penting untuk dimengerti dan dilakukan.Membuat blog, aplikasi, atau bahkan sekedar berbagi informasi, menjadi hal-hal yang justru mungkin membuka lebih banyak kesempatan bagi kita untuk hidup lebih baik. “Dengan komputer, kita tidak hanya dimampukan untuk mengkonsumsi konten, namun menghasilkannya secara produktif,.
Ashri Isnaini, BOGOR
TAHUN 2013 ini, Intel atom prosesor semakin fokus menggarap pasar smartphone dan tablet. Ada sejumlah produk yang telah menggunakan teknologi prosesor dari Intel seperti Samsung Galaxy Tab 3 10.1 inch dan Lenovo K900. Marketing Director Intel Indonesia Corporation, Hermawan Sutanto, mengatakan inovasi merupakan salah satu budaya Intel dan pihaknya selalu berusaha untuk membuat berbagai inovasi tersebut dapat dirasakan masyarakat luas.
Salah satunya dengan Prosesor Intel® Core™ Generasi Ke-4 yang akan memberikan kinerja maksimal PC dengan konsumsi daya yang lebih rendah. “Kemajuan ini merupakan pencapaian terbesar dalam sejarah Intel, karena Prosesor Intel Core Generasi Ke-4 mampu memberikan peningkatan daya baterai sebesar 50 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya,” kata Hermawan di hadapan puluhan jurnalis dalam acara Intel media camp di Bogor (12/09).
Adanya fasilitas dan inovasi terbaru yang di sajikan intel tersebut, kata Hermawan pastinya akan memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen karena komputer dapat menyala jauh lebih lama sehingga dapat mendukung mereka menjadi lebih produktif dimanapun dan kapanpun. “Intel Core generasi ke-4 akan mempercepat era kategori baru perangkat komputer 2-in-1 yang menggabungkan komponen-komponen terbaik yang ada di laptop dan tablet dalam wujud baru yang luar biasa,” jelasnya. Selain sejumlah fasilitas dan keunggulan yang di tawarkan, Hermawan Sutanto, menegaskan Intel selalu berkomitmen untuk menghasilkan teknologi yang memudahkan kehidupan.
“Semua inovasi yang kami buat adalah untuk kehidupan yang lebih produktif dan lebih baik. Bukan hanya menghasilkan produk teknologi termutakhir, pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian kami,” paparnya.
FTB Campaign
Karenanya, sejak awal tahun ini, Intel Indonesia menggagas kampanye First Time Buyer (FTB Campaign) yang menghadirkan kisah unik dari beberapa orang yang memiliki hidup lebih baik karena memanfaatkan teknologi komputer secara produktif. Misalnya saja, Estu Pitarto, Guru SD Al-Azhar 4 Semarang yang berhasil memanfaatkan teknologi komputer untuk menghadirkan metode belajar yang menyenangkan bagi murid-muridnya. “Sebagian besar anak zaman sekarang, metode belajar yang biasa-biasa saja rasanya tidak menarik. Apalagi, mereka dihadapkan dengan kemajuan teknologi yang begitu menarik perhatian mereka,” jelasnya.
Karenanya Estu terinspirasi untuk membuat metode belajar yang lebih seru dan menyenangkan dengan memanfaatkan teknologi, yakni dengan permainan untuk memperkenalkan aksara Jawa. “Setelah saya mencoba memanfaatkan dan mengenalkan teknologi komputer untuk mengajar aksara jawa, sekarang, murid-murid saya dapat belajar hal yang mungkin sebelumnya membosankan, dengan lebih menyenangkan,” paparnya.
Dengan inspirasi dan keahlian tersebut membuat Estu dinobatkan sebagai pemenang National Innovative Teacher Award 2011. Sosok inspiratif lainnya yakni Nyayu Nur Komaria, seorang anak pengrajin songket Palembang.
“Sebagai anak dari pengrajin songket, saya memiliki banyak informasi mengenai songket, baik dari kualitas, maupun sejarahnya. Terinspirasi dari pengalaman saya sebagai Putri Palembang yang harus tahu banyak mengenai sejarah dan kebudayaan asli Palembang, saya terinspirasi menuangkan informasi dalam blog saya agar lebih banyak orang mengetahuinya,” tutur perempuan yang seringkali dipanggil Adis ini.
Inisiatif untuk berpormosi dalam dunia maya tersebut ternyata menjadi nilai tambah bagi bisnis songket milik Adis yang memang di pasarkan melalui internet. “Dengan informasi tambahan seputar songket, pembeli kami benar-benar mengerti cara pemilihan songket yang baik. Sehingga, bukan hanya membeli, tapi pembeli kami juga ikut menjadi bagian dari pelestarian songket sebagai budaya asli Palembang,” paparnya.
Kedua sosok ini membuktikan bahwa terlepas dari apapun jenis pekerjaan yang kita tekuni, pemanfaatan komputer tetap penting untuk dimengerti dan dilakukan.Membuat blog, aplikasi, atau bahkan sekedar berbagi informasi, menjadi hal-hal yang justru mungkin membuka lebih banyak kesempatan bagi kita untuk hidup lebih baik. “Dengan komputer, kita tidak hanya dimampukan untuk mengkonsumsi konten, namun menghasilkannya secara produktif,.
No comments:
Post a Comment